Tak terasa sudah hampir dua bulan tinggal di Makassar. Mulai awal Februari saya dan keluarga meninggalkan Jayapura tercinta yang sudah saya huni sekitar 7 bulan. Makassar memberikan pengalaman baru dalam perjalanan hidup keluarga kami.
Awal Maret istri saya menyusul ke Makassar (saya jemput ding, hehe), setelah sebelumnya menyusul saya ke Jayapura selama dua minggu sebelum saya dipindahkan ke Makassar. Dia memilih untuk meninggalkan tempat kerjanya di jogja di sebuah klinik gigi, ya, istri saya seorang dokter gigi.
Makassar kota baru bagi kami, adat istiadat, budaya, tempat dan jalan semua baru bagi kami. Perlu beberapa waktu sampai kami mulai dapat membiasakan diri.
Filed under: Macanang Poenja
kapan lagi kita ketemu di Makassar, Pak. kita puter2 kota makan segala makanan laut kebanggaan orang Makassar