EntAlphY

Icon

sebuah rekreasi dari timur jauh

Blogging dengan Flock

Nah, sekedar pengen tahu aja, aku nyoba posting dari Flock, yang menyebut dirinya “The Social Browser”..lumayan juga..

Blogged with the Flock Browser

Filed under: Macanang Poenja

Pak Jamal

Pak Jamal ini bukan sembarang Jamal, bukan pula bapaknya Mulan Jameela.. :mrgreen:

Pak Jamal yang ini pelatih tenis kawakan di kantor, orangnya selalu bersemangat selalu siap kalo diajakin nemenin sama nglatih tenis di Angkasa, Jayapura. Umurnya kurang lebih sudah 50 tahunan, gigi sudah ompong dan penglihatannya sudah mulai berkurang.

Beliau sering bercerita tentang begitu ramainya pegawai di kantor yang dulu, sebelum sebagian besar ditarik ke Makassar untuk efisiensi. Begitu banyak karyawan dulu yang main tenis di rudin GM di Angkasa. Sekarang rupanya masa itu udah berlalu.

Kehadiaranku dan anak-anak baru (Alam, Budi, Bambang, Ibnu dan Heri) di Jayapura yang kurang hiburan dan memilih tenis jadi salah satu hoby rupanya menyulut kembali semangat pak Jamal. “Ayo kapan kita naik lagi?”, begitu katanya tiap kali ketemu..

317

Tiap hari pak Jamal naik turun 317 tangga menuju rumahnya di bilangan (koyok acara gosip wae yo..) belakang Hotel Yasmin Jayapura. So, setiap hari melalui 317 x 2 = 634 anak tangga. Yang lucu tu pas dia berusaha menghitung berapa jumlah anak tangga menuju rumah nya. Tiap dia mau ngitung ada aja yang nyapa, sampe lupa itungan, akhirnya 3 hari kemudian dia berhasil ngitung jumlah anak tangganya berapa, itupun dengan terpaksa nyuekin orang yang menyapa dia pas lagi ngitung..ha ha.. :grin:

Semangat

Orangnya selalu semangat, gak pernah keliatan ngeluh. Padahal hidupnya sederhana..

Sabar

Tetap lincah nerima bola2 pemula yang sering salah sasaran..hehe.. Paj Jamal menyarankan supaya sering2 latihan..

Senyum

Kalo bicara selalu tersenyum dan dengan mata yang berbinar-binar..giginya yang ompong jadi obrolah dengan logat Jayapura yang kental jadi tambah seru..

Pendapat teman

Alam : “orangnya lucu..”

Macanang : “Staminanya itu lho..”

Budi : “he he he..”

Begitulah pak Jamal, sore itu pas kami antar sampai depan gang menuju rumahnya yang membentang 317 anak tangga, dia cerita kalau pulang kemalaman sering dipalakin sama orang2 mabok disitu, halah..kasian juga. Tapi dia tetap tertawa.

Yawis pak Jamal, kapan kita naik lagi?? :grin:

Filed under: Macanang Poenja

Facebook

Fesbuk, ya itulah mainan baru ku yang menggantikan Friendster. Sama-sama situs untuk menjaring komunitas, cari teman, cari jodoh (aku gak lho..), dll. Tampilan lebih bersih dan sepertinya lebih aktuil, kebanyakan temen2 memang orang yang di kenal atau orang2 yang satu alumni.. fitur2nya lebih beragam dan asik2. Bisa sambil ngeblog juga!

Filed under: Macanang Poenja

Kehilangan Momen

Sering ada yang pingin dituliskan di blog ku yang kucintai dan kubanggakan ini, namun seringkali nggak aktual lagi dan adem nggak anget kebul2 dari oven lagi. Lha gimana, gak tiap hari bisa ngeblog, bahkan gak tiap minggu bisa ngeblog.

kayaknya gak perlu disesali deh, ngeblog kan bagiku buat seneng2 aja, gak usah dibikin susye…ye ye..

Yuk nulis lagi..

Filed under: Nulis

Selamat buat si "Pantai Kecil"

Yes we can… mungkin itulah yang semakin jadi keyakinan orang amerika kalao ga ada yang tidak mungkin, buktinya Lek Obama dipilih oleh sebagian besar warga AS. Semoga benar-benar terjadi perubahan di AS dan membawa angin yang positif buat kita yang di Indonesia.

Hal yang menarik yang sempat saya catat :

  1. Kampanye dan debat capres yang seru
  2. Pemungutan suara dan perhitungan yang super cepat, baru paginya pilihan malem udah ketahuan hasilnya…hemm piye carane, mesti pake jaringan IT yang canggih.
  3. Dukungan terbuka dari Mc Cain walaupun kalah, gak mudah melontarkan dukungan ke lawan yang menang di hadapan banyak pendukung setianya, tapi Dhe Mc Cain bisa (gimana dengan caleg di tempat kita ya….)
  4. Obama juga adalah nama kota kecil di jepang yang berarti “pantai kecil”

Kemenangan Obama juga menjadi inspirasi tersendiri di tengah mulai menghangatnya pilihan presiden tahun depan, semoga.

Filed under: Macanang Poenja ,

Obama vs McCain

Debat capres AS antara senator Obama sama senator McCain ternyata sangat menarik untuk disaksikan :

  • Bisa dengan gamblang membahas tentang permasalahan yang  dilontarkan dengan perencanaan kedepan disertai data-data dan terget pencapaian masing-masing capres
  • Saling mengungkapkan bahwa aku dan dia berbeda dan ini lho perbedaannya… perbedaannya diugkapkan dengan sangat jelas
  • Etika debat dan pemilihan kata diperhatikan. Biar debat udah panas, tapi tetap pakai kata-kata yang gak emosional, tapi justru keliatan banget saling serang dengan jurus kata-kata yang telak

Dari tema yang diperdebatkan tadi malem aku sempat catat :

Tema Obama McCain
Pajak Obama mengusulkan kenaikan pajak untuk golongan pendapatan di atas 250ribu USD/tahun. McCain mengusulkan pemotongan pajak karena pajak AS yang sebesar 35% terlalu besar
Anggaran Belanja Washington Pemotongan anggaran untuk pos-pos tertentu secara selektif, dia pakai istilah “pahat” Pemotongan anggaran secara besar-besaran, dengan “kapak”
Irak Dalam 16 bulan akan secara berangsur angsur menarik pasukan dari Iran dan memperkuat pasukan di Afghanistan untuk menangkan OSama Irak tetap dipertahankan karena posisi pasukan di sana diperlukan untuk menekan pengaruh dari Iran
Iran Dilakukan dialog pada tataran bawah untuk selanjutnya memberikan sanksi kepada Iran karena nuklirnya membahayakan perdamaian dunia dan sekutunya di Timur tengah (Israel) Akan langsung memberikan perlawanan dan sanksi kepada Iran tanpa perlu dialog, karena sudah jelas.
Energi Dengan posisi AS yang 25% konsumen minyak dan hanya 4% produsen minyak dunia, Obama mengusulkan pengurangan impor minyak dengan energi alternatif, namun cenderung menentang Nuklir Selain pengembangan energi alternatif, McCain juga mendukung Nuklir, dan akan membangun banyak PLTN

Hmm.. jadi pengen lihat debat capres Indonesia tahun depan.

Filed under: Macanang Poenja , ,

Windows Live Writer is Back!

Akhirnya….

Setelah lama gak pake Windows Live Writer (WLW) karena kompie gak support Microsoft .NET Framework, gak segaja pas nginstal Canon EOS Toolkit aku disuruh nginstal .NET dari CD-nya, jadinya langsung bisa nginstal WLW…

Test test test..huray!

Filed under: Macanang Poenja

Golf

Golep…… hemmm olahraga yang dulunya sangat tidak aku mengerti, di mana asik nya, gimana permainannya, berapa banyak setik yang dibawa di keranjang itu…dll.. Belum lagi yang main kebanyakan pria-pira necis yang (seringnya) punya perut buncit dan kaya.. Begitu saya sedikit mengenal golep, saya jadi tahu sedikit bayak..

Di Jayapura lah pertama kali saya bersentuhan dengan Golf, berawal dari diajak teman mencoba-coba driving di lapangan golf Kodam Cenderawasih. Karena hiburan yang amat jarang di Jayapura dan tarif driving yang relatif murah, 25ribu per 100 bola tanpa caddy. Yah nyoba lah.. dari nyoba dan ngobrol2 di situ jadi tahu sedikit seputar golf, stik nya, cara mukulnya, istilah2 nya… menarik.

Ternyata gak mudah main golf, untuk menghasilkan pukulan yang powerful dan akurat dibutuhkan ayunan yang benar, biar ayunan bisa benar susah, harus menyelaraskan postur tubuh, grip, putaran badan, arah pandangan mata, titik berat badan, tumpuan, poros, gerakan ikutan dll… ngaturnya itu lho, angel dan butuh kesabaran.

Awalnya, ‘penyakit’ yang aku derita yaitu terlalu cepat nengok sebelum bola kepukul, akibatnya pinggang terangkat dan posisi sudah berubah, ujung stik gak pas lagi ke bola, tapi terlalu ke atas, alias “top”. Bola gak bisa melaju ke atas, cuma ngglinding ke rumput dan suaranya gak enak di dengar..”klethek”.. huh.

Kadang kalau pas ayunan benar, bisa mukul dengan baik dan bola melambung tinggi, dan arahnya lurus, dan rasanya sangat menyenangkan. Mungkin di sini lah salah satu dari kenikmatan main golep. Jadi semangat untuk meningkatkan kualitas swing biar dapat pukulan yang mantap.

Rasanya, aku mulai suka dengan Golf.

Golf dan Pengendalian Diri

Kata orang, main golf itu sama saja melawan diri sendiri dan melatih kesabaran. Kalau pas main kita emasi, maka secara tidak disadari akan berpengaruh pada otot2 yang berperan dalam swing, sehingga tidak dapat melakukan swing dan aiming secara maksimal… jadi musti penuh kesabaran dan perhitungan.

Bagi saya yang pemula dalam dunia kerja dan golf, pengendalian diri dalam golf punya konteks yang lain :

 

  • Mengendalikan diri untuk sejarang mungkin tidak terlalu sering driving
  • Mengendalikan diri untuk sejarang mungkin tidak terlalu sering turun di green
  • Mengendalikan diri untuk buru2 beli stik golf yang jenisnya buanyak : iron, driver/wood, pitch dan wedges, dan perlengkapan lainnya yang juga buanyak : bag, gloves, topi, sepatu, bola dllsb..
  • Mengendalikan diri untuk gak langganan majalan golf

Karna ujung2 nya adalah anggaran, hehehe….klasik..

09112008797_resize

Tapi memang golf memang mengasyikkan, jalan2 di green nya, melihat rumput hijau membentang, pohon2 seagar di sekitar green, kolam yang ditumbuhi rumput2, rough nya, sand nya, naik turunnya lapangan yang memeras keringat, dan kalo di Kodam Cenderawasih kadang ada elang terbang tinggi di atas lapangan..sip lah.. pokoke iso ngatur dan mengendalikan diri, hehe..

Eniwey busway EY, I’ts nice to know Golf.

Filed under: Macanang Poenja

Blogging tanpa gambar

Saya suka blog dengan gambar, ada yang gak lengkap rasanya kalo gak ada gambarnya. Tapi belakangan saya gak bisa ngeblog dengan gambar, karena fasilitas di WP yang agak ribet dan jaringan lemah yang susah buat upload, sering poetos-poetos..yah jadinya ngeblog tanpa gambar.

Dulu waktu si kompie udah dukung MS .NET (entah versi berapa), masih bisa instal Windows Live Writer, jadi ngeblog bisa mudah, bisa attach gambar dan olah teks bisa offline, kalo dah jadi baru posting..

Sepertinya sekarang ngeblog tanpa gambar pun jadi,hehe

(+) Kekurangan kalo nulis langsung di WP, pilihan kategori tidak ditampilkan semua

Have a nice blogging lah..

Filed under: Tak Berkategori , ,

...seberapa lecek

  • 64,829 kali lebih lecek

 

November 2008
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

…lokasi sodara

Did you know…

Visit Yogyakarta / Jogja

…gak dijual


This website is worth
What is your website worth?