Masak sebenernya gak susah, yang susah adalah memulai masak nya… Niyat musti kuwat (dan perut musti lapar).
Kalo aku, karena bujang lokal di pedalaman papua ya “terpaksa” harus meng-kuwatkan niyat buat masak (iya, masak beneran seperti ibu-ibu dan mbak-mbak dirumah tangga itu), kalo gak mau masak ya bisa kelaperan atau anggaran bulanan untuk maem jadi mbengkak. Tapi lama kelamaan kegiatan masak jadi rutinitas yang menyenangkan karena ada kepuasan sendiri, bisa sambil ngisi waktu dan….kenyang.
Masakan yang sering aku bikin nggak jauh2 dari tumis-menumis, karena itu yang paling mudah. Dan belakangan nambah menu masakan jadi rebus2 sayur + sambel pecel, karena ini lebih mudah lagi dari tumis-menumis, dan tentu lebih cepat dan lebih sehat.
Step-by-step menumis gak susah sih, kira2 begini :
- Siapkan bahan masak (sayur yang mau di tumis) dan bumbu-bumbunya, cuci sampai bersih.
- Potong-potong sesuai keinginan, dan iris2 bumbunya yang biasanya terdiri dari bawang merah, bawang putih dan cabe (warning : kadang mata sampe berair dan baunya nyegrak di hidung bisa bikin bersin)
- Panaskan penggorengan (warning : jangan sampe kepanasan dan minyaknya habis..)
- Masukkan minyak goreng sedikit (satu sendok makan gak ada)
- Masukkan bumbu2 yang udah diiris di penggorengan, tumis sampai baunya harum (warning : jangan sampe gosong lhoo…tar jadi pahit)
- Masukkan sayur ke tumisan, tuangkan air masak… aduk2
- Biarkan beberapa saat dan masukkan bumbu penguat rasa yang lain, garem (secukupnya, pakai insting..), gula jawa (dikit), lengkuas (dikit aja), penyedap rasa (dikit, kalo bisa gak usah), dan kecap (Sesuai selera).
- Tutup penggorengan biar para sayur yang berada dalam alat masak jadi empuk puk puk (tingkat keempukan sesuai selera)
- Cek dan monitor rasa masakan kita dengan mengambil kuah dengan sendok makan, dan cicipi (warning : tiup dulu, jangan sampe bibir dower kena kuah panas)
- Perbaiki rasa kalo masih ada yang mengganjal ato rasanya aneh (warning :ini bagian yang susah, tapi dengan pengalaman bisa tahu kalo kasinen ditambahin apa, kalo kemanisan tambah apa). Sampai mencapai rasa yang menurut anda paling enak..dan paling gak aneh..
- Sebelum kuah terlalu kering, matikan kompor, angkat masakan dan taruh di mangkok/piring dan siap saji (tentu saja kalo step sebelumnya udah OK)
Biasanya kalo sudah melakukan step-step yang buanyak itu, perut jadi laper dan maskan jadi lebih uenaaakk….
Selamat mencoba..!!
Filed under: Macanang Poenja , bujang, lokal, Macanang Poenja, masak

...punya sodara