Kita bisa mati kalau minum air lebih banyak dari yang bisa dikeluarkan oleh tubuh kita.. (Scientific American, 21 Juni 2007)
Sering saya mendapat anjuran, baik dari teman atau baca di internet, supaya minum air minimal sekian liter perhari. Bahkan saya kadang merasa bersalah, kalau seharian kurang minum air putih. Namun saya jarang mendapat peringatan kalau minum terlalu banyak, alih2 baik buat kesehatan, bisa menyebabkan kematian.
Gimana ceritanya, wong air penting banget buat tubuh kita, bahkan 66 % tubuh kita terdiri dari air?.
Dalam tubuh, air yang ada dalam sel diperlukan sebagai media untuk transportasi nurisi dan mineral2 penting yang dibutuhkan tubuh. Ibaratnya truk ngangkut sembako dari desa ke kota, kalau terlalu banyak truk tapi sembako jumlahnya tetap bikin jalan jadi macet, sampe keluar jalan. Yah, itu cuma analogi bodo2 an saya aja..
Air yang diminum = Air yang keluar sebagai air seni + Air yang keluar sebagai keringat + Air yang keluar bersama hembusan nafas + Air keluar dalam bentuk lain (darah, sperma, dsb, yang jumlahnya kecil).
Pengaturan jumlah air dalam tubuh tidak lepas dari kerja keras ginjal, tepatnya mengatur konsentrasi cairan dalam tubuh dengan mengatur jumlah air yang keluar tubuh. Tiap jam, dalam kondisi normal, ginjal yang sehat bisa ‘mengolah’ 0,8 sampai 1 liter air. Jika kita minum air 0,8 sampai 1 liter air per jam, tidak masalah. Namun ada kondisi dimana ginjal ‘dipaksa’ untuk mengurangi jumlah air yang dikeluarkan oleh hormon vasopressin, kalau tubuh mengalami stess, misal lari marathon. Ya mungkin tubuh kita ingin mengantisipasi agar tidak dehidrasi, karena banyak cairan yang kaluar sebagai keringat. Kondisi seperti ini, potensial terjadi kelebihan air dalam tubuh.
Pertanyaan inti, kenapa kelebhan air bisa mematikan?
Konsentasi garam (natrium) dalam tubuh kita, minimal 4 ons per galon, kalau kurang dari itu bisa terjadi HYPONATREMIA. Keadaan dimana konsentrasi sel darah terlalu encer, akibatnya air keluar dari sel darah untuk mencari sel dengan konsentrasi lebih tinggi. Kalau nggak salah ini namanya OSMOSIS.
Ada sel yang elastis, mampu mengakomodasi kelebihan air dari sel darah. Namun jika kelebihan air masuk dalam jaringan yang neuron otak yang rigid, air akan berbagi tempat yang sempit dengan cairan otak dan sel darah dalan rongga kepala. Kondisi ini mengganggu kerja neuron otak dan bisa menyebabkan koma, sesak nafas, dan bisa berujung pada kematian..
Berapa banyak seharusnya kita minum air?. Idealnya seberapa banyak keringat yang kita keluarkan, segitulah kita minum. Tapi karena susah menghitungnya, kembali kepada cara alami yang paling mudah, yaitu minumlah jika haus, dan secukupnya..
Tubuh kita sudah punya istrumen dan indikator, yang berguna untuk menjaga kondisi tubuh tetap seimbang. Subhanalloh!
Walaupun air sangat penting bagi tubuh, namun minum air berlebihan bisa membunuh kita!. Berlebih-lebihan (termasuk berkurang-kurang secara berlebihan) memang nggak baik..
Selengkapnya silakan baca di sini.
Filed under: Tak Berkategori
semua yang berlebihan itu tidak sehat…
yah kelewatan juga orang minum air kalo ngak haus, apalagi air putih itu ngak berasa…
Cukup lah kalo minum air. Gak lebih, gak kurang. Yang sedang-sedang saja.
bener ituh!
air putih bisa membunuh!
seriyus inih…
Hoooo… begitu toh. Yaa memang sih, semua yang berlebihan itu nggak baik (klo kaya berlebihan baik gak ya?
). Kalau dipikir” memang agak susah jg yah mau hidup sehat.
saya percaya klo air tuh bisa membunuh kita, contohnya;
‘air racun, air comberan, air minyak, hehehe
jd kbuktikan air itu bisa membunuhku
@mahruz,
hehehe, kalo yang itu gak perlu ditanya mas, apalagi dicoba..
iya Eyang mah insyaallah setuju. Berlebih-lebihan dalm suatu hal itu emang tdk baik.
** manthuk-manthuk juga **
tul mbah..
Iiihh syerem juga yaa.. padahal aku lumayan banyak minum lho!!!
aku tuh orngnya beser banget. dari kecil diajarin, kalo abis kencing harus minum air putih buat ganti cairan yang dah dikeluarin. n karena kebiasaan bentar” minum aku jadi gampang haus.. gimana dong caranya aku tau kebiasaan minumku ini akan berdampak buruk apa g nya ke tubuhku?
Tapi aku rasa kalo matinya gara – gara lomba banyak”an minum ya itu sih bodoh juga..
Menurutku, jenis air yang kita minum juga mempengaruhi kerja ginjal. kalo airnya seperti amidis (air minum hasil distilasi) yang g mengandung mineral, kerja ginjal pastinya ga akan seberat kalo minum air mineral atau air dari pam. kalo dihubungkan dengan darah.. belum nyampe euy mikirnya. gimana cak?
Minum ada batas nya kalau minum 2 liter sehari itu normal.
tapi kalau diatas normal ( 2 liter ) tapi aktifitas banyak ya ngak apa.. tapi
jangan di paksa 20liter ..ya jelas meledak..tuh perut.
di Jerman, mereka sering lomba minum bir tapi ngak apa2 tuh… asal tubuh masih mampu menerima dan tidak dipaksa saya rasa ngak apa.. semua ada batas maksimalnya…
kalo minum air putih berlebihan itu tidak baik sih wajar! soalnya yang namanya berlabihan itu kan tidak baik. ya…….,hidup seha itu memang susah!!!!!!!………………..
ya jelas kalo kelebihan ga baik, tapi standar berlebihannya tuh seberapa? kalo ada info maks minum air putih 1 hari berapa liter bagi dunk!!!!……..kebayang kan yang namanya sapi glonggongan????nah kalo segitu ya jelas aja bakal bikin sekarat
tapi tidak boleh berlebihan bukan berarti boleh kekurangan, coz kalo kekurangan bikin mati juga
jadi diimbangin aja kali ya….coz aq dah ngalamin sendiri kurang minum air putih sekarang ginjalku bermasalah.
benar, yang sedang-sedang aja deh..
membingungkan ne…,
kasih info yg pazti la…,
denger dari orang tua minum 8 liter seari…,
bener gag tu…,
G kira pendapat yg bilang minum jika haus itu salah besar. Bila anda minum jika sudah merasa haus, maka anda pasti sudah dehidrasi. Orang minum bir saja berlusin-lusin ngak mati apalagi minum air putih yg cuma 2-3 liter. G aja sudah 2 tahun minum 4-5 ltr Amidis sehari malah ngak pernah sakit bahkan sariawanpun ngak pernah. BAB juga lancar. Klu minum kurang dari 2,5 ltr/hr pasti kencing warnanya merah kecoklatan. Itu tandanya dehidrasi. Perhatikan pendapat Dr. Oz – Oprah Show. Justru minum dalam takaran yg baik hasilnya juga akan luar biasa. G yg keturunan hipertensi sekarang malah tidak pernah merasakan gejalanya. Itu bukti kalau air putih terutama air distilasi sangat efektif memperbaiki metabolisme tubuh kita mengingat sekarang air putih banyak pencemarannya, tidak spt dulu yang belum banyak polutannya.
ya btul, apa lagi air aki, air got, air sungai ciliwung bisa bikin kematian. -_-’
aii jga setuJu……
tPi,
yG pZti aiR bnYk mAnfaaAtnA kLo gaAg bERLebiHAn….
menurut saya air yg plg BUAAGUS itu AIR RO krn kadar kemurnianya 99%.daripada beli yg terkenal tp mahal…………. beli sj air isi ulang,lbh baik yg RO. mau sehat aja kok hrs mahal……….. ga jg tuh.
tantosiawase@yahoo.com
mahal blm tentu bagus lho…………..
menurut saya air yg plg BUAAGUS itu AIR RO krn kadar kemurnianya 99%.daripada beli yg terkenal tp mahal…………. beli sj air isi ulang,lbh baik yg RO. mau sehat aja kok hrs mahal……….. ga jg tuh.
tantosiawase@yahoo.com
mahal blm tentu bagus lho…………..!!!!!!
Air putih itu bnyk manfaatnya tauu,..asal minumnya aja yg gk blh berlebihan, dlm 1 hari plng sebanyak 5 literlah,.bisa mencerahkan kulit jg.
ahh,,,minum sbnyak2nya,,ampe mabooookkkk aer,,,wa g pduli kanan kiri,,minum terus ampe pageeeeeeeeee,,,,,
Kadang tubuh kita butuh cairan (air putih murni, bukan bir atau apalah) dan otak kita kebanyakan tidak mengartikan itu sebagai haus (reseptor nya telat). Contoh : kita jarang haus ditempat dataran tinggi yg dingin dan tidak membuat keluar keringat. Tapi ternyata tubuh kita betul2 sedang membutuhkan cairan. Jadi saya kurang setuju kalo minum setelah haus (kalo haus sih emg mesti minum). Pengentalan darah karena kekurangan cairan bisa membuat aliran darah jadi tidak lancar dan berubah mnjadi macam2 penyakit. Jadi, kebanyakan minum cuma berdampak minor (kembung) kalo dibandingkan kekurangan cairan yg dampaknya lebih kompleks. Dan tidak ada anjuran Dokter (bukan tukang becak ato kuli bangunan) yg melarang minum air putih berlebihan.. Justru perbanyak minum air putih.